15 Cara Bisnis Travel Anti Gagal, Jenis, dan Analisa Lengkap

  • by
Cara memulai bisnis travel agar berhasil

Bila serius dan caranya tepat, bisnis travel bisa mendatangkan keuntungan berlipat-lipat. Mau tahu analisa dan tipsnya? Simak di sini!

Sebagaimana kita tahu, travel merupakan salah satu kebutuhan yang terlihat sepele tapi ternyata penting untuk kehidupan. Pasalnya, sesekali kita butuh menenangkan pikiran atau keluar sebentar dari rutinitas yang kadang bikin bosan dan stres.

Belum lagi, masih ada banyak tujuan travel lain selain buat wisata. Misalnya untuk ibadah seperti umrah dan haji, atau untuk ziarah wisata ke makam-makan wali songo.

Dari sini jelas tergambar bahwa pangsa pasar usaha travel cukup luas dan menjanjikan. Saking potensialnya, ada yang membutuhkan jasanya di waktu-waktu tertentu secara berkala.

Dengan pangsa pasar semacam ini, usaha travel menjadi salah satu jenis bisnis yang cukup dapat direkomendasikan.

Pada kesempatan ini, kami akan coba memberikan beberapa informasi mengenai usaha travel ini. Selamat menyimak sampai selesai.

Jenis ide bisnis travel

Sebelum mulai membahas tentang cara usahanya, sebagai pemula Anda perlu kenalan dulu dengan jenis bisnisnya. Sebab, usaha jasa ini tidak hanya dikerjakan dalam satu cara saja, melainkan beberapa cara.

Jenis ide bisnis travel

Adapun konsep atau jenis bisnis yang dapat dijalankan adalah sebagai berikut:

1. Bisnis travel mobil antar jemput dalam kota

Opsi pertama yang bisa dijalani adalah membuka jasa antar jemput ke sekolah atau antar jemput di dalam kota tertentu.

Bisnis pertama ini memang tampak seperti travel, tapi konsepnya menyerupai dengan skala yang sangat kecil.

Untuk memulai usaha ini, Anda hanya butuh sedikit armada. Minimal satu armada buat menjemput orang-orang yang sudah mendaftar sewa sebelumnya.

Bekerja samalah dengan sekolah atau lembaga tertentu untuk melakukan antar jemput murid atau peserta sesuai dengan lembaganya.

Yang menarik dari usaha ini adalah simpel. Hal ini karena selain armadanya sedikit, modalnya pun sedikit, dan waktu yang dibutuhkan pun tidak terlalu banyak. Artinya, Anda bisa menyambinya dengan berbisnis yang lain.

2. Travel antar kota dalam dan luar provinsi

Ada banyak contoh travel yang sudah menjalankan konsep bisnis ini. Misalnya Silver, Banyu Biru, atau semacamnya.

Biasanya, mereka menggunakan mobil MPV seperti Luxio, Avanza, Xenia, atau yang lainnya untuk melakukan pengantaran antar kota dalam satu provinsi.

Namun, untuk yang berbeda provinsi atau masih di satu provinsi tapi jaraknya jauh, armada atau mobil yang digunakan adalah minibus yang nyaman. Misalnya Hiace.

Pelanggannya bisa datang dari anak kuliah, anak pondok, para karyawan, keluarga karyawan, atau semacamnya.

Travel semacam ini umumnya memiliki titik jemput dan antar yang jelas. Misalnya travel antar Surabaya – Tuban, Malang – Pacitan, atau yang lainnya.

3. Travel bus pariwisata

Ide bisnis travel berikutnya adalah bus pariwisata. Sesuai dengan namanya, armada yang digunakan adalah bus sehingga bisa memuat banyak orang. Satu bus bisa berisi 60 orang.

Bus semacam ini biasanya dipesan untuk berwisata wali songo, wali limo, hingga ziarah lainnya. Bisa juga dipesan oleh sekolah untuk kegiatan karya wisata, outbond, atau yang lain.

Jika Anda tertarik untuk membuka jasa ini, maka sebaiknya perkuat network. Kenali orang-orang di lembaga sekolah, yayasan, atau semacamnya. Dengan begitu, saat mereka butuh rombongan ke suatu tempat, Andalah yang akan dihubungi pertama kali.

4. Tour and bisnis travel wisata

Kalau konsep sebelumnya menggunakan bus, di sini Anda bisa menggunakan mobil pribadi, mobil jeep, atau armada yang sesuai dengan lokasi pengantarannya.

Sebagai contoh, Anda menerima jasa antar jemput atau paket wisata ke gunung bromo, maka jelas armadanya harus yang kuat sehingga bisa dipakai untuk menanjak.

5. Paket dan ekspedisi

Selain bisa menerima jasa pengantaran orang, Anda juga bisa sekalian menerima pengantaran barang. Jasa semacam ini sangat dibutuhkan saat ini. Pasalnya, pembelanjaan online kini semakin diminati dan di setiap daerah hampir selalu ada penggunanya.

6. Travel Haji dan Umroh

Sebagian besar warga negara Indonesia adalah umat muslim yang mendambakan pergi ke tanah suci. Maka dari itu, Anda bisa mencoba membuka jasa travel haji dan umroh.

Berbeda dengan beberapa konsep sebelumnya, di sini Anda mungkin butuh kantor yang lebih mentereng agar bisa dipercaya orang. Selain itu, dengan tempat usaha yang nyaman, para calon jamaah juga lebih nyaman saat berkunjung.

Jika butuh bertanya tentang apa pun, mereka akan melakukannya tanpa rasa yang sungkan atau tidak enak.

Apabila mau membuka jasa semacam ini, Anda mungkin butuh bisnis travel agent yang akan membantu mencari pelanggan dari seluruh penjuru Indonesia. Sistem pembayaran agen biasanya lewat komisi. Namun, perhitungan detailnya kembali ke pemilik usahanya sendiri-sendiri.

Analisa peluang bisnis travel yang menjanjikan

Peluang usaha travel sangat menjanjikan. Namun begitu, Anda tetap perlu siap dengan kendala dan tantangan yang siap menghadang di depan.

Analisa peluang bisnis travel yang menjanjikan

Untuk itu, kami telah merangkum potensi dan risiko yang mungkin dihadapi saat menjalankan usaha travel:

Keuntungan bisnis travel mobil dan bus

Di bawah ini adalah beberapa hal yang membuat usaha travel sangat menjanjikan:

  • Banyak orang yang membutuhkan privasi saat berkendara.
  • Travel dinilai lebih bagus dari pada kendaraan umum.
  • Profit marginnya cenderung lebih tinggi.
  • Dalam beberapa titik rute, masih banyak yang persaingannya sangat kecil dan belum digarap.
  • Kesempatannya masih terbuka lebar.
  • Bisa dijalankan sambil menekuni hobi.
  • Ada banyak orang yang membutuhkan sewa bus buat rombongan.
  • Pembayaran bisnis travel dilakukan di muka.

Selain hal-hal di atas, masih cukup banyak keuntungan lain yang bisa diambil dari bisnis travel. Maka dari itu, bisnisnya cukup direkomendasikan buat dicoba.

Risiko atau tantangan usaha travel

Beberapa tantangan atau kendala yang umumnya dihadapi oleh pebisnis travel:

  • Bisnis travel di masa pandemi rawan tidak jalan karena pembatasan sosial dan banyaknya aturan yang harus dipenuhi oleh calon pelanggan.
  • Kerusakan kendaraan di tengah jalan.
  • Biaya perawatan yang harus rutin dianggarkan.
  • Ada risiko kecelakaan di jalan.
  • Sopir atau SDM yang kurang kompeten dan tidak bisa dipercaya.

Bagaimanapun, bisnis di bidang jasa selalu mengedepankan layanan. Salah sedikit saja atas layanan yang diberikan, maka usahanya bisa tidak laku atau dihindari banyak orang.

Maka dari itu, penting untuk melakukan perawatan secara berkala terhadap armada yang digunakan untuk travelling. Memastikan kendaraan aman dan layak digunakan adalah yang terpenting buat para pelanggan di samping cara menyetir dan keramahan sopirnya.

Anda harus siap dengan segala kendala dan tantangan yang mungkin akan dihadapi dalam menjalankan bisnis travel ini jika memang mau serius menekuninya.

Cara memulai bisnis travel agar berhasil

Cara memulai bisnis travel agar berhasil

Untuk memulai bisnisnya sampai sukses atau berhasil, ada beberapa poin yang perlu diperhatikan, yakni:

1. Pilih jenis bisnisnya dengan tepat

Sesuai yang sudah kami tulis di atas, ada beberapa jenis bisnis travel yang bisa dijalankan. Kami sarankan untuk memilih salah satunya dulu agar Anda bisa lebih fokus. Terlebih jika Anda baru berlatih atau baru saja memulai usaha semacam ini.

Awalnya hanya satu jenis usaha, namun seiring berjalannya waktu Anda bisa melakukan ekspansi rute atau menambah armada lain untuk meningkatkan jumlah layanan jenis bisnisnya.

2. Tentukan target pasar yang masuk akal

Tentukan target pasar sesuai dengan jenis bisnis yang diambil. Sebagai contoh, jika Anda membuka usaha tour dan travel antar kota dalam provinsi, maka menargetkan mahasiswa atau karyawan di kota tertentu bisa menjadi opsi yang pas.

3. Membuat nama usaha

Silakan buat nama usaha agar mudah melakukan branding dan mengenalkan usahanya kepada khalayak. Nama bisnis travel yang dipilih harus mudah diingat dan tidak terlalu ribet.

Anda bisa menambahkan kata tour and travel ke dalam nama tersebut agar orang-orang yang mendengarnya langsung tahu jenis bisnisnya.

4. Lakukan branding dan promosi

Setelah namanya jadi, Anda bisa langsung melakukan branding dan promosi. Tujuannya adalah agar banyak orang yang mengenal usaha Anda.

Lakukan branding sesuai dengan target pasarnya. Misalnya, targetnya mahasiswa, maka Anda mungkin bisa menyebar brosur di sekitar kampus atau lembaga tertentu yang karyawannya sering pulang ke luar kota di akhir pekan.

5. Menawarkan paket wisata atau promo khusus

Agar penjualan mudah meningkat, Anda bisa menawarkan paket wisata atau promo khusus, tergantung jenis bisnis travel yang dijalankan.

Kalau menawarkan bus pariwisata untuk ziarah misalnya, Anda bisa menawarkan paket menginap beberapa hari dengan diskon khusus.

Atau, jika jenis bisnisnya adalah travel antar kota. Cobalah untuk membuat sistem member dengan harga khusus, gratis makan, atau gratis naik 1 kali setelah 10 kali pemesanan.

6. Bikin website

Ada banyak orang yang membutuhkan travel mencari informasi nomor kontak lewat internet. Maka dari itu, sebagai pengusaha travel, Anda wajib punya website untuk menyaring pelanggan-pelanggan yang membutuhkan jasa dan mencari infonya dari internet.

Akan lebih baik jika website-nya bagus. Artinya, domainnya jelas dan berbayar. Dengan begitu, orang juga akan memandang bisnisnya sebagai sesuatu yang profesional dan tidak asal-asalan.

Namun, jika Anda tidak bisa menyediakan website yang seperti itu, pakai domain gratisan juga tidak masalah. Asalkan ini hanya untuk pertama kali. Selanjutnya agar terlihat lebih keren, buatlah website sendiri.

Modal membuat website bisnis travel tidak mahal kok. Modal di bawah 5 juta sudah cukup.

7. Buat akun media sosial usahanya

Membuat akun media sosial itu penting buat bisnis travel. Pasalnya, di media sosial ini Anda bisa mengenalkan usahanya dengan lebih intens. Yakni melalui cerita dan postingan yang ada di media sosial tersebut.

8. Layanan cepat dan tepat waktu

Kecepatan dan ketepatan waktu sangat penting dalam bisnis travel ini. Jika Anda abai sedikit saja, maka pelanggan bisa dengan mudah pindah ke kompetitor.

Maka dari itu, usahakan untuk terus memberikan layanan terbaik dengan cara memperhatikan waktu pemesanan, ketersediaan armada, disiplin, dan tidak pernah terlambat. Kalau perlu, Anda harus datang lebih awal dari jadwal yang sudah ditetapkan.

9. Pilih SDM terbaik dan terpercaya

Bisnis travel bukanlah usaha yang one man show atau bisa dikerjakan sendiri. Anda perlu orang lain untuk menjalankan usahanya karena perlu sopir dan asistennya untuk mengelola kendaraan.

Untuk menghindari layanan yang buruk dan mengedepankan keamanan di jalan, pastikan seluruh SDM sudah dipilih dengan baik. Melalui seleksi yang seharusnya dan sesuai dengan aturan sehingga mereka adalah orang-orang yang terbaik dan dapat dipercaya.

10. Perluas jaringan dan rekan bisnis

Memperluas jaringan adalah hal yang sangat penting dalam usaha ini. Anda harus mengenal lebih banyak orang, kenalan dengan rekan bisnis, dan semacamnya.

Dari jaringan tersebut, Anda bisa mendapatkan banyak pertolongan ketika di jalan atau saat sedang ada kesulitan. Selain itu, jaringan dan rekan bisnis travel juga bisa mempermudah kesuksesan.

Misalnya, Anda bekerja sama dengan jasa outbond. Dari sini, saat ada wisata ke daerah tertentu, outbond tersebut akan menjadi rekanan sehingga saat mereka ada pesanan jasa outbond dan butuh armada, usaha Andalah yang akan direkomendasikan.

Simbiosis mutualisme antar sesama pemilik bisnis ini bisa membuat usaha cepat berkembang dan maju.

11. Daftarkan merek usahanya

Jangan lupa untuk mendaftarkan merek usaha. Urus SIUP dan TDP, pastikan namanya juga sudah terdaftar sehingga tidak diklaim atau dicontoh oleh orang lain.

12. Jangan lupa perawatan kendaraan

Perawatan kendaraan secara perlu dilakukan untuk menjaga kenyamanan mobil, bus, atau armada lain saat berkendara. Beroperasilah dengan kendaraan yang layak jalan, jangan asal-asalan dengan keselamatan orang.

13. Asuransi kendaraan juga perlu

Mengasuransikan kendaraan rasanya juga perlu untuk meminimalkan kerugian apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam bisnis travel Anda.

14. Keramahan dan informasi yang lengkap

Anda harus memberikan informasi yang lengkap kepada calon pelanggan yang bertanya. Layani dengan ramah agar mereka merasa nyaman dan akhirnya mau memesan.

15. Memberikan layanan tambahan seperti makanan

Berikan layanan tambahan sebagai nilai plus. Adapun contoh layanan tambahan yang dapat diberikan adalah makanan selama perjalanan, musik, AC, dan yang lainnya.

Jadikan ini sebagai nilai tambah yang akan menarik dan memikat calon pelanggan kepada usaha Anda.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang bisnis travel. Selamat memulai bisnisnya dan semoga berhasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.