Raup Untung Jutaan dari Usaha Mie Ayam Bermodal Kecil!

  • by
Berapa modal usaha mie ayam

Usaha mie ayam bisa dimulai dengan modal kecil tapi untungnya luar biasa. Bahkan, ada yang bisa sampai belasan juta per bulan. Mau coba?

Bisnis ini tergolong sebagai salah satu usaha makanan yang sangat menjanjikan. Pasalnya, ada banyak orang di luar sana yang menjadikan makanan ini favorit. Selain bisnis bakso, mie ayam adalah menu yang paling banyak dicari di siang hari.

Tidak hanya di daerah yang dingin, di daerah yang cuacanya panas pun makanan satu ini tetap dicari. Peminatnya banyak dan tidak pernah sepi pembeli.

Namun, perlu diketahui bahwa agar sukses menjalankan bisnis mi ayam, Anda tidak bisa sembarangan. Perlu tak tik yang jitu supaya bisa memenangkan persaingan secara sehat melalui cita rasa yang dicintai oleh pelanggan

Pada kesempatan ini, kami akan membahas tentang usahanya secara rinci. Selamat menyimak.

Analisa usaha mie ayam

Analisa usaha mie ayam

Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai bisnis mi ayam:

Potensi dan keuntungan usaha mie ayam

Sebagaimana disampaikan di atas, bisnis ini memiliki potensi yang sangat besar. Berikut ini adalah beberapa hal yang membuatnya sangat potensial:

  • Merupakan makanan yang mudah disiapkan dan disajikan.
  • Menjadi makanan favorit banyak orang.
  • Permintaannya cukup tinggi.
  • Bahannya mudah didapatkan.
  • Cocok buat pemula karena mudah bikinnya.
  • Menu makan yang cocok untuk semua kalangan.
  • Harganya terjangkau.
  • Bisa dijalankan dengan konsep rumahan, bisa juga tidak. Fleksibel.
  • Bahan, perlengkapan, dan kebutuhan lainnya tidak terlalu mahal.
  • Modalnya tidak terlalu besar.
  • Bisa jualan offline dan online dengan pengemasan yang sesuai.

Selain hal-hal di atas, masih cukup banyak poin lain yang membuat usaha ini sangat menguntungkan bila dijalankan.

Risiko, kendala, atau kelemahan usaha mie ayam

Selain potensinya sebagaimana disampaikan di atas, Anda juga perlu mengerti apa saja yang menjadi kendala bisnis ini. Di bawah ini adalah beberapa hal yang harus diwaspadai:

  • Persaingan cukup tinggi.
  • Bila rasa tidak enak, akan mudah ditinggalkan oleh pelanggan.
  • Tidak mudah memenangkan pasar bila belum punya pelanggan.
  • Saat produknya tidak habis, ada kemungkinan layu hingga basi sehingga tidak terasa lezat saat dijual.
  • Bila sudah basi, produk harus dibuang dan tidak bisa dijual lagi. Hal ini bisa menimbulkan kerugian.
  • Tempat usaha yang nyaman dengan akses mudah memiliki harga sewa mahal. Namun, ini penting untuk keberhasilan usahanya.

Selain hal-hal di atas, masih ada hal lain yang perlu diwaspadai dalam menjalankan bisnis mi ayam. Yang terpenting, Anda harus siap dengan tantangannya jika memang niat terjun ke dalam bisnis ini.

Faktor keberhasilan usaha mie ayam

Untuk menangani beberapa kendala dan kelemahan di atas, Anda bisa memahami poin-poin faktor penentu keberhasilan bisnis mi ayam di bawah ini:

  • Tekat dan semangat dari pebisnisnya harus sekuat baja dan pantang menyerah.
  • Produk mi yang ditawarkan punya ciri khusus dengan cita rasa terbaik.
  • Siap meningkatkan mutu makanan.
  • Tempat yang strategis.
  • Menciptakan kenyamanan buat pengunjung.
  • Memberikan pelayanan yang memuaskan.
  • Promosi dengan mengenalkan keunggulan mie ayamnya.
  • Menetapkan target pasar yang jelas.
  • Membuat rencana yang matang dan menjalankannya dengan serius dan terarah.

Itulah beberapa poin yang wajib diperhatikan saat menjalankan usaha pembuatan mie ayam ini. Jika Anda lihat, tempat usaha memang bisa di rumah. Namun, untuk memenangkan persaingan, memilih lokasi usaha yang strategis harus tetap menjadi pilihan.

Berapa modal usaha mie ayam

Selain potensi, kendala, dan faktor keberhasilannya sebagaimana kami sampaikan di atas, Anda juga perlu tahu berapa nominal modal yang perlu disiapkan untuk membuka bisnis ini.

Berapa modal usaha mie ayam

Perlu diketahui bahwa modal usaha mie ayam itu cukup fleksibel. Nominalnya sesuai dengan tingkat atau skala bisnis yang mau dijalankan.

Jika menjalankan bisnis skala kecil, maka modal yang perlu dikeluarkan juga kecil. Sebaliknya, jika mau menjalankan bisnis dengan skala besar, maka modalnya juga besar.

Misalnya, Anda mau menjalankan usahanya dari rumah. Maka jelas ada perbedaan nominal modal karena tidak perlu menyewa tempat.

Sebaliknya, jika Anda memutuskan untuk menyewa tempat, maka ada biaya operasional tambahan yang perlu dikeluarkan. Yakni biaya sewa bulanan atau tahunan atas tempat tersebut.

Secara umum, di bawah ini adalah perhitungan modal untuk bisnis mie ayam:

  • Beli gerobak mie ayam seharga 4 juta.
  • Alat memasak lengkap beserta mangkok, garpu, sendok sekitar 1 juta.
  • Sewa tempat 10 juta.
  • Meja dan kursi untuk pelanggan seharga 5 juta.
  • Biaya bahan senilai 1 juta.
  • Biaya lain-lain senilai 500 ribu.

Dari rincian di atas, didapatkan total modalnya adalah sekitar 21,5 juta rupiah. Dengan kata lain, secara total, mi ayam merupakan usaha modal 20 jutaan rupiah.

Jika Anda sudah punya tempat strategis tanpa perlu sewa, maka biaya sewa tempat bisa dipangkas. Sisanya adalah sekitar 10 jutaan saja. Jadi, semuanya tergantung pada bisnis yang mau Anda jalankan seperti apa.

Tips menjalankan bisnis mie ayam keuntungan maksimal

Tips menjalankan bisnis mie ayam keuntungan maksimal

Berikut ini adalah beberapa trik yang dapat dijalankan untuk menyukseskan bisnis jualan mi ayam:

1. Membuat rencana usaha mie ayam dengan matang

Hal pertama yang harus Anda siapkan adalah rencana usahanya. Perencanaan ini harus dibuat dengan lengkap dan bisa dijadikan sebagai runutan saat usahanya berjalan.

Mulailah dari bagaimana Anda akan menjalankan usahanya, mau yang seperti apa, modalnya dari mana, siapa yang akan memasak mi-nya, dan yang lainnya.

Pikirkan semuanya dengan matang dari bahan, tempat, hingga SDM yang akan bekerja. Pastikan semuanya terukur agar bisa dijadikan pedoman saat usahanya nanti berjalan.

2. Melakukan riset pasar

Lakukan riset pasar dengan baik. Riset ini untuk melihat apakah di daerah yang Anda tuju banyak pesaing atau kompetitornya. Kalau ada, bagaimana kredibilitas kompetitor tersebut.

Jangan sampai memilih lokasi jualan yang dekat dengan kompetitor yang sulit untuk dikalahkan dengan banyak pelanggan loyal.

Sebaiknya, pilihlah lokasi yang minim kompetitor tapi banyak penyuka mi-nya.

Selain soal tempat, riset ini juga harus memberikan jawaban kepada Anda mengenai harga pasar yang mungkin di daerah tersebut.

3. Menetapkan target market

Selanjutnya, silakan tetapkan target market-nya. Mi merupakan bisnis makanan yang bisa dimakan oleh anak-anak sampai dewasa. Meski begitu, target utama tetap akan bergantung pada lokasi usaha tersebut dijalankan.

Dengan begitu, varian menu yang ditawarkan akan dapat disesuaikan dengan target pasarnya. Demikian juga dengan cita rasa yang akan ditawarkan nanti.

4. Mempelajari cara membuat mi yang enak

Selanjutnya, silakan pelajari bagaimana cara membuat mi yang enak. Selain cara ini, Anda juga perlu mencari koki yang sudah berpengalaman untuk bertukar pikiran tentang bagaimana cara membuat mie yang lezat dan disukai banyak orang.

5. Riset kompetitor

Berikutnya, silakan lakukan riset terhadap kompetitor. Baik yang jaraknya dekat maupun jauh.

Datanglah ke kedai mie yang sudah masyhur, cek apa yang membuatnya disukai banyak orang. Apakah rasanya, pelayanannya, promosinya, atau yang lainnya.

Biasanya, kompetitor yang disukai pelanggan sudah memiliki paket lengkap. Jadi, Anda pun harus demikian bila ingin sukses.

6. Menyiapkan modal

Selanjutnya, siapkan modal berdasarkan perencanaan yang sudah ada. Atau, Anda juga bisa berpedoman pada jumlah modal yang tersedia kemudian membuat usahanya sesuai skala yang bisa dibentuk agar dananya tidak terlalu membengkak.

7. Menetapkan harga yang layak

Setelah mie bisa dibuat, Anda harus menetapkan harga yang layak sesuai dengan pemakaian bahan hingga memperhatikan harga dari kompetitor.

Penetapan harga ini juga harus disesuaikan dengan target pasarnya. Misalnya, Anda berjualan mi dekat sekolah dengan harga murah. Maka, Anda bisa membuka harga usaha mie ayam 5000. Harga ini akan menjadi daya tarik tersendiri sehingga pembeli penasaran dan datang ke warung.

8. Melakukan promosi

Lakukan promosi secara efektif dan efisien. Promosi ini bisa dilakukan dengan cara membuat banner di depan warung. Juga bisa dilakukan secara online melalui media sosial hingga aplikasi ojek.

Cara ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus mempromosikan usaha Anda sehingga banyak yang tahu dan akan membeli produk yang Anda jual.

9. Melayani dengan ramah dan baik

Setiap kali ada pelanggan yang datang, buatlah mereka senang berada di sana. Sambut mereka dengan hangat dan jangan biarkan mereka merasa berada di tempat asing.

Pastikan untuk memberikan pelayanan yang ramah dan terbaik sehingga mereka akan kembali membeli di tempat Anda.

10. Menciptakan suasana yang nyaman buat pelanggan

Suasana yang nyaman juga harus diciptakan. Selain lewat keramahan, suasana nyaman ini bisa didapatkan dengan cara menyiapkan tata letak dan desain warung yang kece, bersih, tidak panas, dan nyaman.

11. Mengambil paket usaha mie ayam

Jika Anda tidak mau ribet melakukan cara di atas, mulai dari produksi hingga pelayanan. Atau, khawatir jika mi ayamnya tidak enak. Cobalah ikut paket bisnis mi ayam yang ditawarkan melalui waralaba.

Dengan memilih cara ini, Anda bisa belajar dari awal pembuatan usaha hingga manajemennya siap dijalankan. Nah, karena brand-nya sudah dikenal, Anda tidak perlu melakukan promosi besar-besaran untuk mendapatkan pelanggan.

Hal tersebut tentu menjadi keuntungan tersendiri buat usaha mie ayam yang sedang Anda jalankan. Jadi, selamat menjalankannya dan jangan mudah menyerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.